creativity

creativity
karya salah satu muridku :)

Rabu, 08 April 2015

Benakku (2)

Layaknya melihat dunia luar lewat kaca jendela kita, sebatas itu pula kita bisa "melihat" dunia. Dunia luar yang sesungguhnya entah seperti apa. Antara penasaran dan takut saling berdesak-desakan. Tapi itulah keniscayaan. Entah besok atau lusa. Aku, kamu, atau mereka yang akan keluar dari pintu itu, lalu melanglang buana penuh kejutan. Yang aku tahu, aku hanya butuh campuran keberanian, kenekatan, kenangan yang indah di sini, dan pengalaman kalian yang telah berada di luar sana.

Facebook, 26 Desember 2014

Awal Tahun 2015




Merayakan atau tidak merayakan tahun baru adalah pilihan. Bagi saya, hari libur di tahun baru sangat sayang jika dilewatkan dengan bermalas-malasan di dalam kamar. Untung saja ada saudara saya yang main ke Jogja--yang juga memanfaatkan hari liburnya. Jadilah libur tahun baru ini saya memilih untuk menghabiskan awal tahun baru bersama-sama menjelajahi museum Benteng Vredeburg dan Taman Sari. Hitung-hitung menjelajahi surga kilasan sejarah yang begitu dekat dari jangkauan tapi jarang masuk dalam daftar agenda kunjungan.

Facebook, 2 Januari 2015

Refleksi dari Drama Korea




Habis ikutan kelas menulis yang membahas tentang dunia jurnalisme, sambil diskusi tentang banyak hal yang mencerahkan bersama jurnalis handal, membuat saya mengenal lebih dekat dengan dunia jurnalisme.
Eh..lha kok ndelalah dapet copian drama Korea Pinnochio yang settingnya menceritakan tentang profesi seorang reporter. Pas banget... 
Terlepas dari cerita dramanya yang ya-gitu-lah. Menonton alur cerita dari drama ini memberi gambaran visual kepada kita mengenai dunia jurnalisme yang sesungguhnya. Bagaimana seorang reporter mencari kejadian yang bisa dijadikan berita, menyusun daftar pertanyaan, bersaing dengan reporter lain untuk mendapatkan berita, menentukan layak-tidaknya suatu berita, mencari fokus pemberitaan, ramainya suasana redaksi, pangalihan isu, pengambilan gambar liputan dan masih banyaaaaaak lagi gambaran visual yang secara umum dialami oleh reporter.
Pokoknya nonton drama ini membuat saya seperti menjadi seorang reporter yang melihat atau memantau teman saya yang sedang terjun langsung ke lapangan. Seru....

Facebook, 25 Januari 2015
 
 
(gambar diunduh dari: http://www.pinocchiodrama.com/pinocchio-script-reading-has-already-started/)


Selasa, 07 April 2015

Dunia Santri Vis A Vis Dunia Seni


Tadi sore iseng-iseng lihat pameran di area pondok. Salah satu tema yang digarap adalah "tradisi" ghosob. Menarik ya...sekat-sekat imajiner antara dunia santri dan dunia seni melebur.

Dari dunia santri, sebuah potret kehidupan dunia santri bisa diramu dan diracik sedemikian rupa hingga menjadi sebuah karya seni.

Pun dari dunia seni. Kegelisahan, keresahan atau pemikiran tentang kehidupan, tradisi dan interaksi manusia yang terjadi di dunia santri bisa tersampaikan melalui kata, gambar, lukisan, ember, atau pun sepatu.

Dunia santri membutuhkan dunia seni untuk melihat, mendengar, membaca, menulis, dan bicara melalui berbagai media dan salurannya.

Sebaliknya, dunia seni juga membutuhkan dunia santri untuk memberi ruh bagi sebuah karya seni agar tak hanya indah, tapi juga bermakna.

Facebook, 31 Januari 2015


Benakku (1)

Sedang berusaha menikmati setiap prosesnya. Karena hidup adalah tentang kumpulan keresahan dan pertanyaan. Bukan larut dalam anggapan orang.
Pencapaian adalah halte sementara, karena masih ada jalan panjang yang harus dilalui. Entah lusa atau seratus tahun lagi. 

Facebook, 10 Februari 2015