Tadi sore iseng-iseng lihat pameran di area pondok. Salah satu tema yang digarap adalah "tradisi" ghosob. Menarik ya...sekat-sekat imajiner antara dunia santri dan dunia seni melebur.
Dari dunia santri, sebuah potret kehidupan dunia santri bisa diramu dan diracik sedemikian rupa hingga menjadi sebuah karya seni.
Pun dari dunia seni. Kegelisahan, keresahan atau pemikiran tentang kehidupan, tradisi dan interaksi manusia yang terjadi di dunia santri bisa tersampaikan melalui kata, gambar, lukisan, ember, atau pun sepatu.
Dunia santri membutuhkan dunia seni untuk melihat, mendengar, membaca, menulis, dan bicara melalui berbagai media dan salurannya.
Sebaliknya, dunia seni juga membutuhkan dunia santri untuk memberi ruh bagi sebuah karya seni agar tak hanya indah, tapi juga bermakna.
Facebook, 31 Januari 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar